Rabu, 20 April 2022

"No Roof"

Once again I walked up to the sky kissing the ground 
kissing the wound... 
once again i see man leaving his house, to die alone... 
once again i'm raining wet but happy with a cigarette 
with hope... 
once again i don't pray 
maybe God knows I pray in prayer 
I miss in longing...
once again I'm tired of being silent without a roof, 
silent for no reason 
silence for wrong or right, 


Faustus.r.n
silent without words

Selasa, 12 April 2022

kenyataan dan harapan untuk hari ini saja

Hari ini tidak lebih dari satu kata, yaitu ... "jarak"

kemarin tidak lebih dari dua kata, yaitu ... "tersinggung" dan "berjalan"

jika mereka disana berperang dan saling membunuh,
aku disini mati lebih dulu tanpa tersentuh oleh siapapun atau apapun

aku begitu mencintai jarak,
karena aku melihat mereka lebih jelas dari kejauhan,
lalu disini aku menemukan hatiku yang selalu ingin didengar.


banyak manusia tidak memperdulikan manusia lainnya melainkan lebih memperdulikan uang,
bahkan rindu jadi abu yang menyusahkan

sedikit sekali mereka memahami bahwa ketika kita sakit, yang kita butuhkan bukan obat, tapi *bertemu*

kita sibuk berjalan menuju arah tujuan
kita terus berjalan
seakan akan lupa caranya berhenti, lupa rasanya diam terasing
lupa bahwa cinta bisa datang dengan sendirinya, ketika kita berhenti berjalan

sepertinya ini hanya bualan
Tidak!

ini risau yang lebih baik kutulis daripada kupikirkan
ini kenyataan dan harapan yang selalu bersinggungan.




F.r

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...