Senin, 27 April 2020

KITA BEDA

Saat mataku terpejam
langit berbisik pelan
terjawab kehendak yang bersembunyi,
lalu
meredup tanda tanya ini
berkala hujan air mata

cinta yang begitu kolektif
melukai hati semangat baja
menyadari luka di ujung kalimat
menyesakkan aliran darah
hingga aku sulit berfikir,
otak begitu gaduh,
seolah perang baru di mulai.

Tuhan tidak munafik
kita lah yang bimbang hati
Tuhan tidak selingkuh
kita lah yang berkhianat

semesta tidak perduli akan perbedaan,
semesta menciptakan irama batin
untuk mengiringi kehidupan
menghantar tidur, membangunkan pagi, menyeimbangkan kematian dan kelahiran

aku dan kamu berbeda
untuk apa ada cinta
jika tidak menyatukan? ...

hidup hanya sebatas perbedaan antara baik dan buruk,

"cinta adalah keindahan jangka panjang, yang bergejolak dalam jiwa dan hati" .

Aku menulis rasa di secarik harapan
kamu menulis sajak kosong di langitku
begitu kejam perbedaan ini
juga tidak beradab,
kini langkahku perlahan berhenti
aku mulai sibuk merapikan kepingan waktu.

Kamu dan aku terpisah jurang perbedaan,
menghancurluluhkan cerita kita,
remuk redam tak tersisa
akan selalu begitu
karena kita berbeda.



Minggu, 26 April 2020

Malam membenci Pagi

Malam membenci pagi
karena semua yang telah pergi
lelah hati terjajah
gelagapan rindu mengunci erat

Matahari bias memecah jalan
sirna embun di pucuk daun kardemon
namun sinar membelai tunas muda
memberi harapan walau tersedikit

Orang-orang pucat kesi
pelangi obat mujarab saat ini
jutaan kata mondar mandir
berperkara pada dendam lama

Malam membenci pagi
karena matahari mencumbu bulan
dibelakang sang malaikat
malam berjalan dalam gelap
pagi berdoa saat terang.


Kamis, 23 April 2020

KAMU

Aku ingin bersua
bicara pada tanah mersik
tidur dalam dekapanmu
gelagapan rindu mengunci erat.

Lelah hati terjajah,
berada di waktu terporak-poranda
di guncang langkisau
luas dunia tak berarti tanpamu.

Dan semua kembali berarti
saat kau duduk diantara bintang-bintang
lalu mencintaiku sepanjang hari.

Minggu, 19 April 2020

DIA PEREMPUAN BAGAI

Dia ialah perempuan dalam definisi cantik yang sebenarnya,
keindahannya konkret, ia bisa menjadi cahaya yang menghidupi semua tumbuhan,
saat ini dengarkan rembulan bercerita..

Kau bagai nafas
mengurungku dalam senyap
mengecup hatiku kala malam,

Kau bagai arah
gantungkan senyum pelipur
di setiap perjalanan ini,

Kau bagai doa
tulus mengucap kata
sambil bernyanyi dan termenung,

kau bagai dupa
membakar habis candu
menjadi asap yang mengelilingi dan
menjaga rasa angin,

Kau bagai angan
hilir mudik dalam fikiran, juga
sesuatu yang kembali mendasari jiwa,

kau bagai ingatan
tak pandang bulu menghantui,

kau bagai alasan
selalu hadir di setiap peristiwa,

kau bagai air mata
tak ingin setetes saja kesedihan itu menetes

kau bagai aku
yang selalu mencintaimu.


Dekaplah aku yang lekap
karena aku ingin selalu denganmu.








o.n

Sabtu, 18 April 2020

Selamat pagi

Telah ku ramal ufuk pagi,
memang sudah berat rindu ini
telah ku dengar bila rasa,
mencuat begitu membekas.

Lalu, fajar membawa pergi
sisa-sisa benci,
kumandang burung-burung berisi cinta, menggema dan elok ku pandangi.

Semenjak dibibirmu ada pelangi
aku jatuh hati,
semenjak embun memberikan kabarmu untukku,
aku lega dada,
sejak itu dunia memelukku,
mengucapkan selamat pagi untukmu dari sini.






Cinta terhempas dimana saja

* Cinta terhempas dimana saja,
tak peduli waktu memburu, tak usang di kala aku berlari
langit terpadu memecah kelam sudut kota ini,
menggemparkan di benakku,
Lalu hujan meruntuh, sejuklah padi kian membumbung
adakah ku cium lembab jemari mu ? ...
Mereka yang tak bisa berjalan ...
mereka yang sulit bernafas ...
"BANGKIT LAH"
tanyakan pada dunia .. "lenyapkah mimpiku? .. atau pudarkah janji mereka untuk bertahan ?? ... 
         
              Aku lemah, aku rapuh jatuh pada setiap lubang penantian 
         sisa ragaku habis terkoyak di makan waktu, 
         tapi tersenyumlah ,,, ada satu janji di kantong langit ...
    " bernyanyilah walau engkau menangis" 
       karena CINTA TERHEMPAS DIMANA SAJA.

JARAK, DEKAT

Jarak memisahkan rindu dan nyanyiannya
menjauh hujan di bawa angin
menuju laut yang sedang kabur garam,
jarak menipu matahari yang hari ini tersenyum
jarak menyimpan kegusaran tak tuntas
lagi,
jarak engkau tega !


Dekat adalah kebahagian,
atau
kebosanan yang dipertahankan,
namun,
dekat dapat di tunjal, jauh dapat ditunjuk
lepaskan saja agar dekat,
relakan saja agar selalu mendekap
niscaya waktu tidak berlalu, melainkan berbalik mendekat dan menemukan jawabannya sendiri.






Jumat, 17 April 2020

Bintang

Hari ini ada ingatan yang mengacaukanku,
aku lelah memikul harapan di pundakku, memacu langkah ku mengejar harapan bersamanya,

tubuhku mendamba pelukan hangatnya, relung hati bertanya,
mengapa kita jauh?
mengapa dunia acuh?







lihat bintang itu menari dan bernyanyi,
ia gembira selepas membasuh raganya dengan air surga.
Dengarlah detak jantung angkasa, penuh wibawa dan gigih akan kehidupan,
ia senantiasa membangunkan anak langit di pagi hari,
menenggelamkan lara yang selama ini hanyut,
mengecup bintang sekali lagi
agar cahaya bintang tak memudar oleh waktu.


selamat malam duniaku, duniamu

selamat lelap ingatanku, ingatanmu

selamat bercerita mimpi-mimpi

selamat menerangi langit bintangku









o.n

God knows, you knows


Kisah nyata nadia

cerita ini saya buat cukup lama tepatnya tahun 2010 saya bagikan lagi cerita ini sekarang, mohon maaf kalau banyak kata2 yg salah atau huruf, penekanan alur dll😅
cerita ini kisah nyata yang dialami nadia gadis yang sangat terpuruk kehilangan ayah dan adiknya, dan ia berusaha bangkit dari rasa keterpurukannya





Dahulu disuatu tempat terpencil indonesia bagian timur,
adalah sebuah keluarga yang hidup bahagia sejahtera dan penuh kasih sayang
diantaranya seorang ayah yang penyayang suka memanjakan anak-anak tercintanya
seorang ibu yang tegas juga disiplin, dan kedua anak yaitu nadia dan fandi
nadia pada saat itu bersekolah dibangku SMP kelas 1
dan adknya fandi duduk dibangku sekolah dasar kelas 3 SD.
    Mereka hidup dari nafkah ayahnya, gaji seorang pegawai negeri sipil (PNS) 
dan ibunya seorah pelatih senam aeorobik, kasih sayang yang diberikan kedua orangtuanya sangatlah besar, apalagi ayahnya yang sangat memanjakan nadia dan fandi
selalu menuruti apa yang mereka inginkan, lain hal dengan sang bunda, bunda selalu bersikap tegas dan disiplin  tidak boleh melakukan kesalahan, dimanapun kapanpun kedua anak nya berada,
itu yang selalu diajarkan sang ibu kepada kedua anaknya, maklum,
ibunda terlahir dari keluarga besar TNI.
 
Namun ada satu kejadian pahit yang menimpa keluarga ini, keluarga yang harmonis ini mengalami musibah mendalam yang hadir di tengah-tengah kebahagian keluarga ini, 
sore itu nadia sedang bermain dirumah temannya, ibunda memasak dirumah sang ayah dan fandi keluar rumah untuk berjalan-jalan ditaman kota hanya untuk mencari jajanan atau cemilan, atau sekedar menikmati keramaian kota sore itu, 
namun kita memang tidak pernah tahu kapan musibah akan datang, 
fandi dan ayahnya mengalami kecelakaan sepeda motor yang sangat mengenaskan,
fandi dan ayahnya pun tidak tertolong "meninggal di tempat.
 
 
Tentu saja cobaan berat yang dihadapi sang bunda dan nadia sangat membuat mereka terpuruk
'bagaikan tawa canda dan senyuman lebar keluarga itu kemarin dipagi hari berubah menjadi isak tangis yang tak bisa  dibendung,
waktu terus berjalan roda-roda kehidupan bergulir tenang, 
setahun kemudian semuanya semakin saja jelas berbeda, nadia  sudah naik kelas 2 SMP, harus kembali kkehilangan bunda, tapi kini dengan cara yang berbeda, sang bunda menikah lagi dengan pengusaha sepatu, nadia jelas tidak bisa menerima ini, ia berfikir bahwa semua ini tidak lah adil..
kutukan macam apa ini ? ...
cobaan yang tuhan berikan sangatlaah berat padaku, hanya itu yang ia fikirkan selama setahun silam,
nadia pun memilih tidak ikut tinggal bersama ibunya, ia lebih memilih tinggal bersama bibinya(adik dari ibunya) dirumah mereka yang lama, meskipun ia harus tidak setiap hari bertemu sang bunda, karena sang ibu tinggal dirumah barunya bersama dengan suami barunya.
 
kenyatan sangat terasa pilu membawa kesedihan yang berlarut-larut pada diri seorang nadia
dan sejak saat itu nadia terlihat sangat aneh dan berbeda, ia tidak banyak bicara suka berpergian sering melamun dan sering kali mengurung diri di kamar,
sang ibu seperti merasa sangat bersalah atas perubahan yang terjadi pada gadis kecilnya itu,
secara logika ia berfikir, mengapa ia lebih memilih pacar barunya yang baru ia kenal satu setengah bulan dan kemudian ia nikahi, daripada satu-satunya anak yang sangat membutuhkan kasih sayang perhatian dan semangat hidup darinya,
ia pun merasa benar-benar bersalah, namun nadia tidak mau memaafkan ibunya, ia marah sekali benci, bahkan tidak ingin lagi melihat wajah ibunya di manapun kapanpun ia berada, nadia selalu kabur jika bertemu ibunya.
 
"sampai pada suatu saat, nadia yang memang seringkali datag ke pelabuhan, duduk di tepian dermaga hanya untuk sekedar melihat orang-orang yang akan pergi tinggalkan kota ini dan wajah-wajah asing yang akan menghuni kota ini,,,,
lalu pecah lamunan itu ketika seorang turis tampan datang menghampirinya, lalu bertanya kepadanya .. 
'sedang apa kamu disini ? .. 
nadia menjawab), hanya melihat-lihat pemandangan,
dimana rumah mu gadis manis?.. 
dibelakang bukit itu mister .. nadia menjawab sambil berfikir , lancar juga nih bule bahasa indonesia nya,..
setelah bertanya nama dan berjabat tangan, si bule yang bernama peter itu meminta tolong nadia mengantarkan nya ke hotel terdekat di sekitar pelabuhan , 
nadia pun bersedia karena peter kelihatan nya baik,
 memang tidak jauh hotel itu, nama nya hotel YASMIN..
setelah turun dari taksi sambil menenteng-nenteng kopernya, peter mengajak nadia ikut bersamanya ke dalam hotel, dengan perasaan terkejut nadia jelas menolak ajakan itu, nadia berfikir peter punya niat jahat kepadanya, sesaat setelah ia menolak ajakan itu, nadia bergegas pergi, peter mengejarnya lalu mengeluarkan beberapa lembar uang dari sakunya kepada nadia, sambil berkata ...
saya tidak punya niat jahat pada mu nadia kenapa kamu lari? ..
yasudah saya hanya ingin mengucapkan kamu sudah mau mengantarkan saya ke hotel ini, ini uang untuk keperluan nadia di luar sana , tapi lagi-lagi nadia menolak, lalu berjalan menyeberangi jalan sambil menghentikan angkutan umum.
 
Beberapa bulan kemudian ... 
 
Ditepian dermaga nadia duduk bersilah mentap kosong namun dalam orang-orang yang hilir naik turun menaiki kapal, tanpa sengaja nadia pun bertemu lagi dengan peter yang duduk disampingnya sambil menatap awan yang cerah, 
sentak nadia berkata .. Mr peter sedang apa di sini ? ..
eh , nadia .. kita ketemu lagi yah .. saya mau ke bali , saya sudah mengunjungi beberapa museum yang ingin saya datangi, lalu kamu sedang apa di sini ? .. melihat-lhat pemandangan kah ? ..
nadia tersenyum.. 
hmm ... nadia sebentar lagi aku akan berangkat dengan kapal itu, ada yang ingin yang saya tanyakan ,
 boleh saya bertanya nadia ? ..
nadia menjawab) .. ya tanyakan saja mr peter.. 
hmm .. beberapa bulan yang lalu ketika saya datang ke kota ini, saya bertemu kamu disini di tempat ini, dan saat ini ketika saya akan pergi tinggalkan kota ini , saya bertemu kamu untuk kedua kalinya .. 
saya merasa ada sesuatu yang aneh,, entah itu apa ... apa kamu suka tempat ini ?
 nadia menjawab .. saya datang ketempat ini untuk menenangkan jiwa saya mr peter ,,  selain saya menyukai tempat ini , beberapa tahun yang lalu saya kehilangan ayah dan adik saya , dan ibu pergi meninggalkan saya , walaupun ibu merasa bersalah , saya tetap saja tidak mau memafkan nya dan tidak bisa menerima kenyataan ini, ujar nadia"..
itulah sebabnya saya lebih sering menyendiri beberapa tahun ini , ,,
yayaya ... sekarang saya tahu dan mengerti ,
 
'Mr peter ,,,,, nadia ada beberapa hal yang ingin saya share untuk kamu, 
pertama kesedihan yang paling dirasakan orang yang kita cintai yang telah pergi meninggalkan kita untuk selamanya adalah, kita jatuh dalam keterpurukan, dan kebahagian nya adalah bagaimana kita bisa bangkit dari rasa keterpurukan itu, kamu harus jelas memahami itu ,, ujar mr peter',,
 
 
lalu saya pernah memabaca kutipan dari novel terkenal di dunia , isi nya begini ..
...
Ada seorang pria terdampar dan hampir tenggelam di tengah laut lepas, datang kapal pertama untuk memberikan pertolongan, agar pria ini tidak tenggelam, tap si pria berkata ,, pergilah jangan menolong aku , tuhanlah yang akan menolong aku teriaknya .. , kapal pertama pun pergi ,
 kemudian kapal kedua datang menghampiri si pria,,  hei naiklah kau nanti bisa tenggelam, 
si pria menjawab , pergilah ... tuhan lah yang nantinya yang akan menolong aku, 
hingga datang kapal ketiga untuk datang menolong, tapi lagi-lagi kembali si pria menolak dan berkata,, aku tidak membutuhkan bantuan mu pergilah,, tuhan lah yang akan datang menolongku,,
 lalu si pria tenggelam dan datang ke tuhan nya .. 
dengan lantang si pria berkata " tuhan mengapa kau tidak datang menolong ku? .. tapi kenapa engkau membiarkan aku mati ...
lalu dengan simple singkat dan padat tuhan menjawab ! ..
"dasar bodoh aku sudah memberikan 3 bantuan mengapa kau tolak  !! ..
 
 
nadia tersenyum lebar dan tertawa kecil mendengar cerita mr peter, ,
 
tak lama kemudian mr peter pamit dan bersalaman dengan nadia, namun tanpa di duga2 ... nadia mendekati mr peter dan lalu memeluk erat bule tampan itu,, mr peter menghela nafas panjang sambil berbisik ,, kau masih sangat muda nadia ,, jalani hidup mu dengan tegar dan bijaksana, nadia berkata .. terima kasih mr peter ,, semoga kita bisa bertemu lagi, nice to meet you. sampai jumpa, mereka pun berpisah dengan sebagaimana harusnya.
 
Dan setelah pertemuan terakhir sore itu di dermaga dengan mr peter, 
nadia sadar dan datang kepada ibunya, memeluknya seperti mengisyaratkan, aku sudah memaafkan mu ibu " .. dan aku sudah menerima kenyataan ini ,, aku harus selalu tersenyum untuk menjalani anugrah yang hidup dari sang pencipta, hingga beberapa hari kemudian sang ibunda tercinta meninggal karena pernyakit asma yang di deritanya ,, 
tapi nadia ... terus melanjutkan hidup tanpa ada kata takut dan jatuh karena kehilangan.
 
 
sekian.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kamis, 16 April 2020

Bermimpi

Kau bermimpi aku mengaduk cangkir melarutkan keraguan,
kau bermimpi menjelejahi fikiranku
menghancurkan ruang kosong dengan palu punca bulat,
kau bermimpi aku memimpikanmu.

Aku bermimpi kau meninggalkanku di keheningan, sepi, dan lengang,
aku bermimpi kau meniduri hembusan angin malam,
aku bermimpi kau memimpikanku.

Kau bermimpi aku mencium wajahmu,
kau bermimpi aku meludahi jejak langkahmu,
kau bermimpi aku menengahi antara kau dan egomu.

Aku bermimpi kau merindu tapi malu padaku,
aku bermimpi kau menistakan surga di telapak kaki ibumu,
aku bermimpi kau bersanding dua denganku.









onlyone.N


Semesta dan iman

Semesta menentukan mood nya sendiri alam memberikan salam kepada setiap makhluk dengan caranya sendiri
menarik bila alam semesta marah atau sedih, ia seolah defensif pada norma yang berlaku.

depan muka bencana terjadi, wabah menjadi hak nya, namun di belakang ia bersedih ia rentan akan keputusan yang ia buat sendiri.

Semesta menjadi hakim dalam segala perkara,
mengadili setiap insan yang melampaui batas

satu-satunya subjek yang paling rasional adalah iman,
  1. iman membuat setiap individu berjalan di koridor yang di tentukan,
  2. iman kerap kali berbenturan dengan logika
  3. iman bisa menghalau narasi dan sejarah yang bertentangan dengannya
  4. iman mencampur adukan antara perspektif dan orientasi yang positif
  5. iman tidak dapat di nilai oleh benar atau salah, kalah atau menang
  6. iman selalu menuntut komitmen luas dan konsisten taat
  7. iman bersikap adaptif dalam setiap kesulitan, kesesatan, cobaan dll
  8. iman itu seharusnya progresif, cermat antara membedakan positif dan negatif
  9. iman bijak dan berhikmat di setiap perjalannya
  10. iman harus memiliki proyeksi dan lebih defensif di setiap aspek kehidupan yang berubah dan berulah dari zaman ke zaman



"aku bernanung di hatimu,
melepas jubah pelindung lalu rebah dalam pelukmu
waktu adalah tanda yang kau berikan,
untuk menyiasati kelemahanku di medan perang.
Hidup adalah sebuah dongeng
bermain peran di setiap peristiwa,
menjalani sistem yang berbeda di setiap peradaban,
menolak kematian mental yang rapuh, bercermin pada langit yang bijaksana.

"aku berterima kasih padamu semesta, memeliharaku dengan segala upaya,
aku akan menjaga dan merawatmu dalam perbuatan iman dan doa"
















onlyone.N

Rabu, 15 April 2020

Kata


Memang ada kalanya bumi berhenti bersenandung,
ada kalanya dunia bersanding dengan sandiwara,
mengusir kebisingan dengan petaka,
menjadi seirama indah tak bernoda

kini,

emphaty dan egoku berkata : ...

aku ingin kopiku hitam pekat,
tidak memudar tapi menular
mengisi kekosongan dengan kelembutan hati, agar langit terpapar dan tak lagi sombong.

Paruh waktu aku sengaja menulis ini untuk mereka,
supaya tak ada lagi ketenangan yang mengambang
mereka bisa bermegah dalam tenang di singgasana mereka masing-masing.

merdekalah wahai kata,
telusuri setiap pelosok benak
bermukim di setiap perisitiwa
lantang mencabut setiap gundah
bernyanyi dalam kesempatan sulitmu.

lagi aku berkata : ...

tinggallah bersamaku dalam wadah kata.







onlyone.N

Tegar

Aku berperang saat sore dan senja
aku terperangkap dalam gelap
terjepit di setiap pagi yang berbeda
aku di tolak oleh hari tanpa aba-aba

mati hati menjadi fenomena kelam,
aku hanya dapat melukis kesedihanku pada bayanganku,
dengan tinta hitam pula

yang gelap mengasingkan dirinya
terang jadi kunci kehidupan di setiap tumbuhan yang bertunas,
ketika angin memanggil fajar untuk duduk di pangkuan matahari 
aku berbincang kecil dalam hati
mengapa ini terjadi?...

murung mengurung 
sedih terlambat datang kali ini
sepi jadi anak semata wayang 
rindu jadi masuk akal
aku berucap...
tegar menjadi dasar bertahan tanpa alasan.




Selasa, 14 April 2020

merindu

Rindu yang teduh 
mengembalikan derita lama,
kepada kamu yang dulu kuingin
kamu yang selalu bersinar,

dulu ku usap air mata jika sedih
tersenyum saat hujan datang,
kini jika kamu merindu
tebarkan senandungmu di langit bersih

tenangku membimbing aku kembali
disini bersama rasa di kaki langit
tetap kurasa begitu
menyerahkan jiwa raga pada firasat

bermenung aku saat ini
lebih jelas terdengar suara
aku rindu.

Senin, 06 April 2020

Hujan

Hujan hari ini mencekam
mengaduk-aduk rasa, mencerca tanah yang kupijak,
filosofi kebenaran mengambang disela waktu
beruntun memecah belah langit sore ini.

tampak dari ujung angan-angan
gundah disapa angin, deru langit mengheningkan segala perkara yang ada,
takut berpijak, lemah langkah menyusuri kedalaman jiwa
sibuk menghindari kebencian yang semakin bising.

untuk apa engkau datang hujan?
hanya untuk membasahi abu didalam tungku?
hanya untuk membasahi kerongkongan tanah kering?
atau untuk mengakhiri perjumpaan dengan matahari?

dunia tak hanya tandus dan gemerlapan wahai hujan.


Minggu, 05 April 2020

panorama

aku merekam langkahku
menari seirama dengan detak waktu
aku menerka langkahmu
menjauh hilang dibayang-bayang cahaya
sedih sekali aku sendiri di sini
menikmati pantai ini tanpamu
tanpa sentuhan kilau sepasang mata,
yang menghujani jantungku dari segala arah...

aku menabur harapan pada karang 
walau sakit, berharap itu tumbuh

ditengah terik dan di sudut malam aku tetap begini
menyusun kata cinta yang tak pernah habis dan pudar
sesekali aku ketengah laut, menenggalamkan kesedihan, melarutkan lara bersama angin

matahari yang di gantikan bulan,
menjadi tanda satu peristiwa, 
fenomena merindu senja, lalu menghapus fajar.

onlyone.n

sebuah filosofi

Cinta tidak akan terbang berlalu
tapi ia akan hinggap, disela mimpi dan kenyataan
menepi begitu saja
menetap dan mendahului aku.

menemukanmu

Aku menemukannya duduk diam dibawah ketiak langit,
tertawa pada pagi, menangis saat malam
semesta merekam kesendirianku
semesta mengambil kebahagianku
aku benci pada semesta...

aku menemukan hati yang berkabut
dingin juga lebam dihantam angin
merusak setiap keindahan, kala aku menatap wajahmu...

aku kembali lagi
dengan penyesalan berkala, dengan waktu yang kujalani lirih, dengan rindu yang tak beralasan

dimana aku bisa menemukanmu? 

tak lagi bersabda



Diseparuh langkah ada keraguan
bimbang antara gelap menepis tekad
menjauh lara menjauh surga..

bila saat ini langit memerah 
karna senyum mu memancar tegas di sana,
tapi, langit ku gelap, aku yakin bukan karena sedih
karena langkahku penuh genangan kata dan karena jiwa tak lagi bersabda,
itu sudah.



onlyone.n

berlari dari diri sendiri

Berlari dari diri sendiri

aku berjalan pada kepenatan
pada waktu yang berkhianat
pada malam-malam yang lirih

Bersembunyi...
dengan dingin sekujur tubuh
hangatmu itu tangguh
selamatkan sisa-sisa jiwa

ternyata tak bisa aku sendiri
mencermati tanda tanya ini
mengapa berlari dari diri sendiri
tak ada arti, tak ada mimpi ...

aku kini sedang mencermati langkah takdir
tapak langkah  yang seirama berjalan
melaju semakin cepat tak perdulikan sayu
dingin menghilang tak kembali


onlyone.n

mimpi buruk

semenjak tempat ku berlabuh menjadi kota sunyi dan gelap,
aku rela membunuh karakter ku sendiri demi pesonamu,
langit punya beban sendiri,
cakrawala terbebani oleh langit
tapi aku...
terkapar sekarat menjadi sedemikian menderita karena kapal ku terombang-ambing oleh gelombang kepahitan..
pahit kopiku, manis ada diujung dermaga
tapi hanya mimpi aku bisa sampai disana lagi
hanya kerinduan aku bisa menggapai jemarimu..

saat ini bulan hitam pekat
saat ini matahari memudar
kemudian aku merasakan dingin di sekeliling
namun terbakar habis di benak.
aku tak tahu kemana, aku hanya beristirahat saja saat ini, aku hanya terpejam 
aku ingin terbangun dari mimpi buruk ini.

sajak tak dianggap

aku diusik malam
waktu mengusirku dari singgasana kiani
aku dijerat malam
dianggap benalu, dan pasif

angin memantul tak berarah
membuat nafas teradu benci
disudut aku terlara-lara
disudut aku terbahak-bahak

dengarkan wahai langit
hidupku bukan untukmu
dengarkan hai cakrawala
ingin kuledakan kepalaku

puisi cinta yang sembab

Sembuh sedikit luka lama, luka lusa, dan luka hari ini
walau pekat hati, aku tetap jelajahan
tuntun cahayamu padaku,
aku tahu itu rentan,
setidaknya dekat, membagaikan rindu sayup-menyayup.

berwaktu lamanya, aku tahu tidak akan pudar
aku mengerti jiwaku semakin menguat,
aku mengerti jiwamu rapuh 
yang memudar air muka ku dalam sunyi
tapi tidak cinta ini..

luka ini adalah sebab musabab
hancurnya peradabaan ini,
seolah alam semesta, tak sefikir denganku
denganmu aku lelah melatari cerita kita,
namun dilain sisi,
paralel historis ada dalam perjalanan kita..

setiap lukaku tersembuhkan
dengan sendirinya,
dengan firasat kuat,
dengan daya ingat kuat
dengan cinta yang sembab

moga-moga kehidupan adil dalam memilih takdir untuk kita.




onlyone.n

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...