Minggu, 20 Juni 2021

Hari yang telah lesap

Hari ini..
Tanpa mendung wajahmu
Tanpa cerah hadirmu,
Langkahku usahaku
Aku datang untuk di benci
Aku pergi dunia menghilang

Berbeda dari yang lalu
Air mata bercampur keringat
Mengencingi waktu yang fana
Apakah semuanya akan baik-baik saja?

Ditempat ini
Aku berusaha tegar
Tegap tanpa bayangan
Sendiri tanpa matahari
Sepi tanpa bulan
Saat ini aku jadi hidangan penutup untuk mereka yang sibuk berlarian dalam benakku

Disini duduk seorang lelaki
Matanya sebentar ada sebentar tiada,
Merengkuh batinnya memeluk cerita yang berangsur lesap

Jaga baik-baik jiwanya
Agar tak melayang lekas
Tak menderita lagi
Tidak gemetar lagi,

Kini..
Hatiku tergerak mengikhlaskan
Ikhlaskan hari ini
Mengikhlaskannya.



N.o



Minggu, 13 Juni 2021

Tuhan sangat romantis

Dari sini aku melihat titik ketenangan itu
mahakarya yang membuat aku betah atau gelisah
tapi kuakui
Tuhan sangat romantis
sayangnya kita terlalu banyak menyadur
terlalu banyak memperkosa kata demi kata yang keluar dari mulutNYA.

.

Senin, 07 Juni 2021

Penting

aku diguyur malam 
malam ku berjalan tanpa alas hati
kata rebah di setiap sisi pundakku
tak tahu malu berdiam sunyi

malam begitu dingin
tanpa hujan tanpa angin tanpa angan
tanpamu yang begitu penting untukku

selama ini aku menipu semesta
untuk bisa bersamamu
melangkah dengan memikul kantung-kantung kegelisahan
menentang udara liar yang akan meracuniku

kemungkinannya begitu jauh
jauh namun mewangi
ketika dekat memantik bara api
hingga sekitar menghangati ruang asmara

tak ada yang lebih penting dari diamku
dari tenang yang menjaga sukmamu kalbuku.

Minggu, 06 Juni 2021

Lelah selelah lelahnya

Lelah
lelah mencari kata yang bersahaja untukmu dan untukku
yang tepat berada di pusaran waktu, pada pusaran jiwa atau pusaran rindu

mengapa lelah?
aku bahagia karna lelah
lelah mencintaimu, lelah bercumbu denganmu
setidaknya aku pernah lelah di waktu yang semakin sempit ini, di tempat senyaman ini
dalam pelukanmu yang tiada dua nya.

Mungkinkah aku lelah?
atau mungkinkah aku marah?

aku lelah selelah lelahnya.

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...