Kamis, 30 Juli 2020

HASTAWARA

Bumi menjelang paruh waktu
orang-orang menciptakan jejak
menelusuri fasilitas batin yang kaya raya dan bergejolak

Kembalilah wahai pembuat teduh
alasanmu saja, kau tetap bicara
pada keheningan,
memekakan dunia serta omong kosongnya,

sama halnya bayu dingin resah
entah kemana terbawa begitu saja
jadi benderang diujung kaki dewata
jadi terkail aku dibawamu

aku seperti tunas
yang mati ditanah,
namun berkala tumbuh
hidup lalu bernyanyi dan menari
bertahan menahan hastawara.



n.o



Selasa, 21 Juli 2020

Kekasih yang membatin

Sore begitu malam
menelaah keindahan langit
yang tinggal dimatamu
merindu pundak matahari
yang menghangatkan kalbu
berdebu sajakku diatas kertas ini.

Pergilah pada pagi
kembalilah pada senja
jika kau tak ingin bersamaku lagi

percuma mengaduk batin
bila pada hakikatnya
memanen buah tanda tanya

seperti kaca yang meredupkan lampu
juga waktu membilah-bilah raga
lalu
untuk siapa jiwa ini?

untuk kekasih yang membatin.



n.o

Jumat, 03 Juli 2020

Sirna

Kamu disana jauh
merajut langkah dan harimu
aku disini dekat
beradaptasi pada gelora rindu

mungkin kamu tak tahu
langit tiada berbintang
sunyi menghapus rasa
meniadakan semua cerita

lalu

sedihlah
merenunglah
temukan jawaban
temukan arti
ketika aku menyirnakan harapan.

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...