Saat mataku terpejam
langit berbisik pelan
terjawab kehendak yang bersembunyi,
lalu
meredup tanda tanya ini
berkala hujan air mata
cinta yang begitu kolektif
melukai hati semangat baja
menyadari luka di ujung kalimat
menyesakkan aliran darah
hingga aku sulit berfikir,
otak begitu gaduh,
seolah perang baru di mulai.
Tuhan tidak munafik
kita lah yang bimbang hati
Tuhan tidak selingkuh
kita lah yang berkhianat
semesta tidak perduli akan perbedaan,
semesta menciptakan irama batin
untuk mengiringi kehidupan
menghantar tidur, membangunkan pagi, menyeimbangkan kematian dan kelahiran
aku dan kamu berbeda
untuk apa ada cinta
jika tidak menyatukan? ...
hidup hanya sebatas perbedaan antara baik dan buruk,
"cinta adalah keindahan jangka panjang, yang bergejolak dalam jiwa dan hati" .
Aku menulis rasa di secarik harapan
kamu menulis sajak kosong di langitku
begitu kejam perbedaan ini
juga tidak beradab,
kini langkahku perlahan berhenti
aku mulai sibuk merapikan kepingan waktu.
Kamu dan aku terpisah jurang perbedaan,
menghancurluluhkan cerita kita,
remuk redam tak tersisa
akan selalu begitu
karena kita berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar