tertawa pada pagi, menangis saat malam
semesta merekam kesendirianku
semesta mengambil kebahagianku
aku benci pada semesta...
aku menemukan hati yang berkabut
dingin juga lebam dihantam angin
merusak setiap keindahan, kala aku menatap wajahmu...
aku kembali lagi
dengan penyesalan berkala, dengan waktu yang kujalani lirih, dengan rindu yang tak beralasan
dimana aku bisa menemukanmu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar