Minggu, 05 April 2020

puisi cinta yang sembab

Sembuh sedikit luka lama, luka lusa, dan luka hari ini
walau pekat hati, aku tetap jelajahan
tuntun cahayamu padaku,
aku tahu itu rentan,
setidaknya dekat, membagaikan rindu sayup-menyayup.

berwaktu lamanya, aku tahu tidak akan pudar
aku mengerti jiwaku semakin menguat,
aku mengerti jiwamu rapuh 
yang memudar air muka ku dalam sunyi
tapi tidak cinta ini..

luka ini adalah sebab musabab
hancurnya peradabaan ini,
seolah alam semesta, tak sefikir denganku
denganmu aku lelah melatari cerita kita,
namun dilain sisi,
paralel historis ada dalam perjalanan kita..

setiap lukaku tersembuhkan
dengan sendirinya,
dengan firasat kuat,
dengan daya ingat kuat
dengan cinta yang sembab

moga-moga kehidupan adil dalam memilih takdir untuk kita.




onlyone.n

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...