Denganmu aku membelah samudera
menyiasati kelam malam dengan senyummu
menggendong kegelisahan dipundak mata langit
sampai malam lelap tertidur
lalu,
aku terbangun sedih...
semasih tanda tanya ini,
bergelora kadang menyeka diriku
terus berucap... jangan pergi lagi ...
lembar demi lembar ku tulis
apa yang terdengar dari sini
langkah memintas agar berjumpa
tarian rindu saat senja nanti
bicaralah bahwa
aku tak baik
aku tak serasa kebahagianmu
aku tak layak mendekapmu
aku masih selalu berjumpa pada harapan
yang tak ditentukan waktu.
o.n
Tidak ada komentar:
Posting Komentar