Selasa, 21 Juli 2020

Kekasih yang membatin

Sore begitu malam
menelaah keindahan langit
yang tinggal dimatamu
merindu pundak matahari
yang menghangatkan kalbu
berdebu sajakku diatas kertas ini.

Pergilah pada pagi
kembalilah pada senja
jika kau tak ingin bersamaku lagi

percuma mengaduk batin
bila pada hakikatnya
memanen buah tanda tanya

seperti kaca yang meredupkan lampu
juga waktu membilah-bilah raga
lalu
untuk siapa jiwa ini?

untuk kekasih yang membatin.



n.o

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...