Rabu, 07 Oktober 2020

Undang-undang

Kita berangkat
menuju pengujian beban
berbekal doa pada keadilan
memusyawarahkan insan hati nurani
agar mufakat bersemayan disetiap lubuk jiwa

Tirani harus dicampakkan
agar kita tak lebih dulu tercampakkan
penguasa jadilah pengasuh
atas jerit batin rakyat
atas mimpi berkala tangis

Jalan ini berliku
disetiap sudut ada harapan
jangan padam cahaya yang menerangi langkah negaraku
aku hanya ingin sampai pada
keindahan abadi

Semu hanya semu
wakil rakyat semu
undang-undangmu semu
aku tak diundang
kini ku bicara lantang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...