Rabu, 20 Mei 2020

terselamatkan

Aku berdiri disudut mata angin
pada pagi yang berkicau merdu
pada candu memilikimu
sebab kamu yang telah lama berlari
untuk menggapai relung hati ini,

anak angin bermain di bawah kolong langit,
membelah puluhan kekhawatiran
merasuk hati sang surya
pindah randah menerangi gelap.

Aku berduri tajam
tak ada tunas di sekitarku
aku melambai pada matahari
tak ada bayangan mengelilingiku
aku menjelajahi setiap mata yang memandang,
aku hanya tertarik pada matamu

aku tersesat saat badai meteor
aku terselamatkan mimpimu dan jiwaku.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...