Senin, 18 Mei 2020

indah yang menjadi pahit

Jika waktu denganmu
hanya sebuah kisah fatamorgana
aku tak bisa membencimu walau dengan kesalahan terbesarmu
dengan perbedaan kita
dengan cinta dan rindu yg terluka
karena aku pernah dan masih
mencintaimu

aku merasakannya, sakit sekali, perih sekali, sesak sekali didada...

kini terisak-isak dalam diam,
terusik harapan yang sirna
tarik saja pelatuk itu
bunuh saja aku...
kubur aku dalam diamku
pinta aku melenyapkan rasa juga raga
menggelamkan ini semua dalam tangis.

mengapa ini semua berakhir seperti duka, seperti lara yang membara
membuat aku berjalan dalam gelap
tanpa pelitamu, tanpa hadirmu..
tadi dekat sekarang jauh
sia-sia aku bergembira bisa bernafas lagi denganmu,
jika ternyata aku sendiri saat ini yang menggali, lalu menguburkan diriku dan semua ini,

indah yang menjadi pahit
aku terima.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...