ketika jatuh matahari itu berkata:
"aku pucat hari ini"
aku salah makan,
aku menelan banyak harapan
hujan tak datang, tak menemaniku
oh.. tubuhku kusam
mata kuyu penuh arti
hadirku seperti siklus pusaran waktu
kadang beralasan kadang rapuh
aku melihat
merpati dan bulan terbang bersama,
itu dulu..
sekarang sang bulan sembunyi diketiak awan kelabu
menuggu kematian hari atau hari kematian...
Disekitar udara ada namanya
disekitar cahaya ada bayangnya
pada mimipi buruk terselip mimpi indah
pada kenyataan ada cinta berguguran
semua kembali seperti biasa
merawat hati merawat mimpi
terbiasa gelisah, lapar akan kata-kata
bagai puyuh laga...
Dalam kedatangan mu nanti pedusi
akan ada bulan pagi menyambut
matahari menjelang malam
saksi bahwa aku menginginkanmu.
N.o 20/09/2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar