Minggu, 12 September 2021

nafas pagi

Kita tidak sedang bicara dari mata ke mata
kurasakan tegap pohon pinus itu
dari matahari yang menerangi,
selalu ada sinar menembus ke akar, lembutnya cahaya
hangat bak intan berkilauan.

Lalu aku memulai,
memulai nafas pagi ini
dengan ketiadaan
tanpa mu
aku akan menjaga ketenangan kita


kita tidak sedang bicara dari hati ke hati,
jiwa ke jiwa 
ini terlihat pagi yang biasa
pagi yang megah diantara jutaan langkah-langkah
pagi yang memicu ledakan rindu disetiap sudut kota

segala yang ada tak akan hilang
walau banyaknya pagi berganti.




N.o

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika kau membenci ku dengan seluruh hidupmu

Jika kau membenci ku dengan seluruh hidup mu, Dengan angin yang menghempas rasa sakitmu lagi, lagi dan lagi   Dengan air mata mu yang yang k...